Palembang Raih Penghargaan Sistem Merit Manajemen ASN

By Kabarwong 08 Des 2022, 17:05:02 WIB Metropolitan
Palembang Raih Penghargaan Sistem Merit Manajemen ASN

Kabarwongkito - Palembang (08/12/22) Pemerintah Kota Palembang mendapatkan penghargaan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kategori Baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Piagam penghargaan itu diserahkan Ketua KASN, Prof. Agus Pramusinto dan diterima secara langsung oleh Wali Kota Palembang Harnojoyo, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2022).

Wali Kota Palembang,  Harnojoyo bersyukur Palembang mendapatkan penghargaan ini. Menurut Harnojoyo, kebutuhan akan ASN yang profesional menjadi hal tak terelakkan dalam menciptakan birokrasi yang andal dan berkelas dunia.

 Untuk itulah, perlu diterapkan sistem merit yang baik di seluruh instansi pemerintah.
“Alhamdulillah, Kota Palembang bisa meraih penghargaan ini. Ini merupakan kerja keras kita dalam birokrasi, mudah-mudahan ke depan memacu semangat kita untuk lebih baik,” ujarnya. Ia mengatakan, penghargaan tersebut dilaksanakan untuk menyampaikan hasil penilaian implementasi sistem merit pada manajemen ASN di instansi pemerintah yang merupakan bagian dari upaya pengawasan KASN.

“Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk pengawasan bagi para ASN untuk lebih baik lagi,” ujar Harnojoyo. Ketua KASN, Prof Agus Pramusinto, mengatakan, periode kali ini pihaknya menetapkan 174 instansi pemerintah yang memperoleh kategori pelaksanaan sistem merit “Sangat Baik” dan “Baik”.  Adapun rinciannya, terdiri atas 30 instansi pemerintah yang meraih kategori “Sangat Baik” dan 144 peraih predikat “Baik”. Menurut Agus, keberhasilan instansi pemerintah dalam mencapai penerapan sistem merit kategori Baik dan Sangat Baik, merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran di instansi pemerintah yang berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam manajemen ASN-nya.

Baca Lainnya :

"Selain itu, keberhasilan tersebut juga merupakan hasil dari komitmen instansi pemerintah untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi melakukan pembinaan dengan KASN dan instansi paguyuban dalam menerapkan sistem merit,” ujar Agus, dalam sambutannya. Ia melanjutkan, gelaran anugerah meritokrasi bertujuan memberikan dukungan dan motivasi kepada instansi pemerintah supaya melakukan percepatan sistem merit.  Saat ini masih terdapat 243 instansi pemerintah yang belum mencapai kategori baik penerapan sistem merit. Oleh karena itu, berbagai percepatan telah dilakukan oleh KASN. Seperti menginisiasi Community of Practice (CoP) Sistem Merit dan pendirian laboratorium sistem merit di Kabupaten Gunungkidul serta Nias. Agus menerangkan, KASN pada kesempatan ini juga menerima sertifikat Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dalam Penilaian Sistem Merit.

Hal ini merupakan bentuk komitmen KASN demi memastikan kualitas penilaian yang sudah sesuai dengan standar yang diakui internasional. “Kami berharap pula agar prestasi kali ini menjadi pemicu untuk perbaikan yang berkelanjutan dalam manajemen ASN di instansi pemerintah,” kata Agus.Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas, mengapresiasi segenap instansi pemerintah yang  berhasil mendapatkan predikat baik dan sangat baik implementasi sistem merit. “Saya ingin mengucapkan selamat dan sukses bagi 174 instansi pemerintah baik kementerian atau lembaga atau pemerintah daerah yang telah ditetapkan KASN untuk mendapatkan penghargaan sistem merit dengan predikat sangat baik dan baik. Saya sangat mengapresiasi komitmen ini. Mudah-mudahan teman-teman yang mendapatkan predikat baik dan sangat baik akan menularkan kepada pemda dan instansi atau lembaga yang penilaiannya masih buruk atau kurang baik dan seterusnya,” kata Anas.

Menurut dia, hal ini selaras dengan lima prioritas presiden yang poin pertamanya adalah pembangunan SDM. “Kita akan masuk empat masuk ekonomi dunia. Perlu kita siapkan, salah satunya mempersiapkan manajemen merit, yaitu menyiapkan SDM kita,” katanya. Anas berharap, nilai utama atau core value Ber-Akhlak  akan menjadi bagian dari upaya memperbaiki pelayanan publik yang lebih baik.(an)